MANAMA – Persidangan pemimpin oposisi Bahrain, Salman, digelar hari ini. Salman akan disidang dengan tuduhan beberapa pelanggaran.
Sekretaris Jenderal National Islamic Society's, Syekh Ali Salman, ditangkap akhir tahun lalu. Penangkapan Salman memicu para pendukungnya untuk melakukan demonstrasi menuntut pembebasan.
"Salman telah dituntut dengan beberapa bukti, di antaranya, video pidato publik yang mendorong perubahan politik, menghalangi otoritas negara, serta pemanggilan untuk melakukan protes dan hasutan yang melanggar hukum," papar jaksa penuntut umum Bahrain, seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (28/1/2015).
Pengacara Salman, Abdullah al Shamlawi, mengatakan bahwa kasus yang terjadi bermotif politik. Dia juga mengatakan kasus itu sama sekali tidak memiliki dasar hukum.
Penangkapan Salman telah memicu reaksi kelompok militan Hizbullah. Pemimpin Lebanon, Hassan Nasrallah, secara terbuka mengkritik penahanan Salman.
"Semua orang di Bahrain memiliki hak yang sah. Mereka memutuskan melakukan revolusi perdamaian yang bertentangan dengan gerakan-gerakan lain di dunia," paparnya.











0 comments:
Post a Comment